Awalnya hanya janjian sama Rudi Rawung yang lebih dikenal dengan sebutan RR. Setelah agak lama tertunda, disepakati ketemu Rabu 14 Maret 2012 di Plaza Senayan. After office, saya segera meluncur ke PS dari kantor jl. Panjang, Kebon Jeruk.
Eh, RR malah agak sulit saya kontak di PS. Tepatnya depan Marche. Tanpa sengaja ketemu Yanti Indramawan dan Ira JK. Kami bergegas masuk XXI Lounge. Atas bantuan Mila Dollar, kami pun menemukan table yang muat 10 orang. Satu per satu Eighties Gank muncul. Aqamal Haq, RR, Wenda, Titien Syukur, Teten, Yanix. Heboh. Tambah heboh saat 50:50 Band tampil membawakan lagu-lagu Eighties.
Suasana jaim pun mencair, semua menggoyangkan anggota badanm hanya dengan kenangan nostalgia masing-masing sesuai dengan lagu yang dinyanyikan oleh Johan Untung dkk itu. Tak terasa, malam berkesan mengalir cepat. Nice moment, wonderful friendship. Thanks Buddys
Coba perhatikan latar belakang foto ini. Ya, itu adalah personil 50:50 Band yang menyanyikan lagu-lagu eighties. Ada tiga vocalis (bahkan empat orang jika ditambah dengan gitaris muda yang juga belakangan ikut nyanyi). Satunya Johan Untung, yang duanya masih misteri. Ada yang menyebut dia mantan anak buah John Kei (hehehe.. becanda), tapi ada juga yang menggosipkan dia anaknya Johan Untung. Yang jelas Titien dan Ira serta Winda yang bolak-balik ke toilet yang kebetulan letaknya depan stage, sempat-sempatnya masih melirik wajah vocalis. Uggghhhhhh..
Seperti biasa, RR jadi bintang camera face. Gayanya masih tetap atraktif dan senyumnya yang khas. Tapi satu yang tetap jadi pertanyaan, sejak kapan RR selalu pake topi. Seingatku dulu di Tamalanrea, RR selalu tampil klimis. Rambutnya yang rapi, agak cokelat dan bersih banget, selalu mengingatkanku akan gambar-gambar model rambut cowok yang dipasang di barbershop alias tukang cukur Madura yang ada di Jl, Cendrawasih. Aduuuhh, kok jadi ngelantur..


No comments:
Post a Comment